Algoritma yang tersedia termasuk kriptografi klasik,modern dan asimetrik:
- Metode klasik: cipher Caesar, cipher ADFGVX, transposisi kolom ganda (pertukaran), teka-teki, algoritma enkripsi, dll.
- Metode modern: UPAH dan algoritma RSA, enkripsi Hybrid, algoritma berdasarkan pada kurva eliptik dan permasalahan umum, dll. Setelah mengenkripsi dokumen, hasilnya akan ditampilkan dalam sub-jendela baru, dimana setiap judul mengandung dokumen asli dan kunci enkripsi yang digunakan. Penggunaan tombol khusus yang didukung oleh dua ikon yaitu:
1.
mengklik pada tombol “Show key” memungkinkan Anda untuk menyimpan
salinan dari kunci yang digunakan untuk mengenkripsi pesan pada
penyimpanan Internal.
2. mengklik tombol “Insert Key” berfungsi untuk mengenkripsi dokumen lain dengan metode enkripsi yang sama.
Untuk
mendukung analisis manual dokumen Anda, CrypTool dapat menampilkan
histogram dokumen, untuk menentukan statistik N-gram, dan entropi
penasihat dan autokorelasi. Fungsi enkripsi dalam menu Encrypt / Decrypt
diimplementasikan dengan cara melakukan pemanggilan fungsi dan diproses
secara efisien. Implementasi dilakukan dengan cara yang prosedural,
langkah demi langkah dapat dilakukan secara interaktif. Dalam kata lain,
fokus utama Cryptool sebagai materi e-Learning.
Versi yang
digunakan sebagai bahan presentasi adalah CrypTool 1.4.30 (format Bahasa
Inggris). Dimana pada versi ini,aplikasi menggunakan bahasa C/C++ dan
memanfaatkan Win32 sebagai lingkungan operasi. Implementasi di-compilasi
dengan “Microsoft Visual Studio 2008 development environment” dan
sekarang tersedia dalam 5 bahasa. Versi ini menawarkan menyoroti
berikut:
1. Meliputi banyak
algoritma kriptografi klasik dan modern (enkripsi dan dekripsi,
pembuatan kunci, password yang aman, otentikasi, protokol yang aman,
dll);
2. Visualisasi dari beberapa algoritma (Caesar, Enigma, RSA, Diffie-Hellman, tanda tangan digital, AES, dll);
3. Kriptoanalisis dari beberapa algoritma (Vigenère, RSA, AES, dll);
4. Metode pengukuran cryptanalitical(entropi, n-gram, autokorelasi, dll);
5. Didukung dengan tambahan metode (primality tes, faktorisasi, base64 encoding, dll);
6. Sejumlah tutorial teori;
7. Komprehensif bantuan online;
8. Menyediakan script dengan informasi tambahan tentang kriptologi;
9. Dan banyak lagi!
Pada awalnya Cryptool dirancang sebagai aplikasi untuk bisnis internal dan pelatihan keamanan informasi. Namun CrypTool berkembang menjadi
sebuah proyek open source yang penting di bidang kriptologi. Lebih dari
50 pengembang relawan di seluruh dunia telah memberikan kontribusi ke
program ini.
3.
Asimetrik
Dalam
assymmetric cryptosystem ini digunakan dua buah kunci. Satu kunci yang disebut
kunci publik (public key) dapat dipublikasikan, sedang kunci yang lain
yang disebut kunci privat (private key) harus dirahasiakan. Proses
menggunakan sistem ini dapat diterangkan secara sederhana sebagai berikut : bila
A ingin mengirimkan pesan kepada B, A dapat menyandikan pesannya dengan
menggunakan kunci publik B, dan bila B ingin membaca surat tersebut, ia perlu mendekripsikan surat itu dengan kunci
privatnya. Dengan demikian kedua belah pihak dapat menjamin asal surat serta keaslian surat tersebut, karena
adanya mekanisme ini. Contoh sistem ini antara lain RSA Scheme dan
Merkle-Hellman Scheme.
Setiap
cryptosytem yang baik harus memiliki karakteristik sebagai berikut :
- Keamanan sistem terletak pada kerahasiaan kunci dan bukan pada kerahasiaan algoritma yang digunakan.
- Cryptosystem yang baik memiliki ruang kunci (keyspace) yang besar.
- Cryptosystem yang baik akan menghasilkan ciphertext yang terlihat acak dalam seluruh tes statistik yang dilakukan terhadapnya.
- Cryptosystem yang baik mampu menahan seluruh serangan yang telah dikenal sebelumnya
Namun
demikian perlu diperhatikan bahwa bila suatu cryptosystem berhasil memenuhi
seluruh karateristik di atas belum tentu ia merupakan sistem yang baik. Banyak
cryptosystem lemah yang terlihat baik pada awalnya. Kadang kala untuk
menunjukkan bahwa suatu cryptosystem kuat atau baik dapat dilakukan dengan
menggunakan pembuktian matematika.
Hingga
saat ini masih banyak orang yang menggunakan cryptosystem yang relatif mudah
dibuka, alasannya adalah mereka tidak mengetahui sistem lain yang lebih baik
serta kadang kala terdapat motivasi yang kurang untuk menginvestasikan seluruh
usaha yang diperlukan untuk membuka suatu sistem.
CRYPTOOL DENGAN KRIPTOGRAFI MODERN RSA
Cryptool yang menyediakan banyak metode kriptografi baik metode modern
maupun klasik. Namun, sebagai bahan presentasi, kelompok penulis memilih
untuk menggunakan metode RSA. Dalam metode modern, terdapat 2 hal
penting yang harus dipahami untuk membuat kryptografi yaitu:
- Mengirim pesan terenkripsi selalu memainkan peran utama dalam sejarah kemanusiaan. Dalam setiap zaman selalu ada informasi penting yang harus dirahasiakan dari orang lain.
- Terutama di era internet masyarakat saat ini, penting untuk menyadari kebutuhan akan keamanan data.
MODEL CIPHER RSA
Kriptosystem bertujuan untuk mencapai sarana komunikasi yang aman.
"Aman" dalam hal ini berarti bahwa bahkan jika pesan dicegat, seharusnya
tidak mungkin bagi penyerang untuk dapat membaca pesan tersebut.
Bagaimana kita bisa mewujudkan keamanan ini? Sebuah solusi modern adalah
cipher RSA.
Ide dari cipher RSA adalah sebagai berikut:
1. Setiap peserta memiliki gembok dengan kunci yang cocok.
1. Setiap peserta memiliki gembok dengan kunci yang cocok.
2. Gagasan utama adalah untuk memisahkan gembok dari kunci. Anda harus
mempublikasikan salinan gembok Anda, tetapi Anda harus menjaga rahasia
kunci dari publik.
3. Kemudian, seseorang yang ingin mengirimkan pesan dapat mengkodekan pesannya dengan gembok Anda.
4. Pesan dapat dikirim kepada umum, namun hanya penerima yang tepat akan dapat membuka gembok dengan kunci yang sesuai.
Cipher RSA adalah implementasi elektronik dari model yang digambarkan
sebelumnya. Nama Cipher RSA berasal dari nama dari penemunya: Rivest,
Shamir dan Adleman. Algoritma Cipher RSA dibuat berdasarkan masalah
matematika. Secara khusus, yaitu masalah faktorisasi sejumlah bilangan
prima yang merupakan bagian dari Faktor Persekutuan Terbesar(FPB) dari
sebuah bilangan besar.
Bila Anda memiliki angka yang merupakan anggota dari bilangan prima
yang besar, sulit menemukan bilangan tersebut dengan melakukan
dekomposisi. Hingga hari ini belum ada yang telah menemukan cara yang
cepat dan efektif untuk menemukan faktorisasi tersebut. Keamanan dari
RSA didasarkan pada kesulitan angka tersebut.
Algoritma Cipher bekerja berdasarkan Konsep Matematika Dasar




Tidak ada komentar:
Posting Komentar